Friday, March 1, 2013

Peran Jurnalis dan Media Islam dalam Pembebasan Al-Aqsa


Pembebasan Masjid Al-Aqsa merupakan kewajiban bagi seluruh Umat Islam termasuk kaum muslimin yang berprofessi   sebagai jurnalis dan yang begerak dibidang perusahaan media (publishers), terutama dalam menyebarluaskan informasi yang akurat tentang kejadian yang sebenarnya di Israel (tanah Palestina yang diduduki Zionis Israel). Hal ini bisa dilihat dari sudut pandang yang Islami dan mengcounter (melawan) pemberitaan negatif tentang dunia Islam oleh media barat, dimana sebagian besar dikuasai Zionis Yahudi atau media internasional yang dikuasai lobi Zionis.

THE REALITY:THE WESTERN MEDIA APPLIES DOUBLE STANDARDS POLICY:

The Western mainstream media apply a policy of controlled news reporting on their domestic problems and at the same time they apply the lies and biased news reporting on international affairs especially on Islam, the Muslim World, the Middle East Conflict and international terrorism.
The Zionist-controlled Western Media circus‘ biased news reporting on the Muslim World, the Middle East conflict and international terrorism create fear and xenophobia. This situation leads to more xenophobia including Islamophobia in the US and the other Western Countries that influence not only the general public but also the government officials in the individual western countries.

KENYATAAN YANG KITA HADAPI SAAT INI: MEDIA BARAT TERAPKAN STANDAR GANDA!

Media-media utama Barat pimpinan AS menerapkan kebijakan pemberitaan terkontrol pada masalah dalam negeri mereka dan saat bersamaan mereka menerapkan kebohongan dan pelaporan berita bias tentang urusan internasional terutama tentang dunia Islam, kaum Muslimin, konflik Timur Tengah dan terorisme internasional.
Media-media utama Barat yang dikendalikan sirkus Zionis sengaja melakukan dan menyebarkan kebohongan yang besar dalam setiap pelapoaran beritanya. Tujuannya jelas untuk menyudutkan umat Isalam dan meciptakan isu terorisme internasional agar terjadi ketakutan dan xenophobia. Situasi ini menyebabkan timbulnya lebih banyak xenophobia termasuk Islamophobia di AS dan negara-negara Barat lainnya yang mempengaruhi tidak hanya masyarakat umum tetapi juga para pejabat pemerintah di negara-negara barat yang bersangkutan.

Bagaimana pemberitaan media massa Indonesia tentang Palestina dan Timur Tengah serta Dunia Islam?

Keadaan media massa di Indonesia juga sangat menyedihkan. Kalau kita melihat bagaimana media Indonesia bersikap terhadap kejadian-kejadian yang menjadi isu internasional di dunia Islam. Saya merasakan pemberitaaan sebagian media besar di Indonesia, baik TV maupun surat kabar cenderung terbawa menari diatas irama genderang yang dimainkan pers Barat yang dikuasai Yahudi terutama dalam pemberitaan mereka mengenai TERORISME dan masalah Timur Tengah serta Dunia Islam yang sangat merugikan dunia Islam.

No comments:

Post a Comment